Waspada Penyakit Berbahaya Akibat Air Kotor dan Sanitasi Buruk

by frida on Oct 4, 2016
Waspada Penyakit Berbahaya Akibat Air Kotor dan Sanitasi Buruk
Kekurangan air bersih untuk keperluan rumah tangga bisa menyebabkan peningkatan jumlah kematian baik di daerah perkotaan maupun pedesaan di negara-negara berkembang.


Salah satu kasus ini ada di negara India. Kematian akibat penyakit yang terkandung dalam air di India diprosentasekan hampir 80%. Hingga kini, ketersediaan kualitas air minum segar dan baik untuk semua orang India masih menjadi perhatian.


Dibawah ini adalah 5 penyakit terbesar tersebut terkait dengan kondisi air di India.

1. Diare - Penyakit umum yang berkaitan dengan air di India yaitu diare. Sebagian besar menyerang anak-anak di bawah usia 5, dan itu sering menyebabkan kematian. Infeksi diare menular melalui makanan dan air minum yang telah terkontaminasi. Serangan diare berkisar hingga 2 minggu hingga orang tersebut benar-benar dehidrasi. Gejala diare yang meliputi pusing berat, kehilangan kesadaran, kulit dehidrasi dan pucat, kencing sedikit atau tidak sama sekali dan dalam beberapa kasus yang ada yaitu tinja berdarah.

Diare dapat menyebar melalui beberapa virus yang ditemukan dalam air yang terkontaminasi. Biasanya kasus ini terjadi pada masyarakat golongan bawah dan itulah yang menyebabkan tingkat diare tertinggi ada di antara mereka.

2. Kolera - Setiap tahun di India, orang terserang penyakit kolera. Kolera adalah penyakit yang ada hubungannya dengan air dan bisa terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Jika dibiarkan tanpa pengawasan, mereka akan mati dalam hitungan beberapa jam.

Kolera menyerang ketika seseorang terkontaminasi air yang penuh dengan bakteri Vibrio cholerae. Gejala kolera memiliki ciri perut berair dan demam. Kasus kematian kolera di India paling umum terjadi di tempat-tempat yang kekurangan kualitas air yang baik. Di tahun 2010, hampir 140 orang meninggal karena kolera di Odisha.

3. Malaria - Malaria atau demam malaria disebarkan oleh nyamuk parasit Plasmodium yang berkembang biak di air, seperti danau dan sawah padi. Genangan air merupakan tempat berkembang biak favorit bagi parasit yang mematikan ini. Malaria sebagian besar membunuh anak-anak di India. Sedangkan untuk sebagian orang dewasa, malaria perlahan membentuk semacam kekebalan terhadap parasit selama bertahun-tahun. Gejala malaria yang terjadi yaitu demam, tubuh menggigil, sakit kepala dan muntah, kadang juga disertai anemia.

4. Japanese Encephalitis - Japanese Encephalitis adalah penyakit berkaitan dengan air yang disebabkan oleh jenis nyamuk Tritaeniorhynchus Culex dan Culex Vishnui. Tempat favorit berkembang biaknya nyamuk ini yaitu air sawah. Oleh karena itu, mayoritas penyakit Japanese Encephalitis ditemukan di daerah pertanian di India.

Virus ini menyerang anak-anak dan yang paling fatal yaitu mengakibatkan kematian. Gejala Japanese Encephalitis antara lain demam, muntah, sakit kepala, koma, kejang dan kematian. Vaksin untuk Japanese Encephalitis sangat mahal karena sebagian besar keluarga terbelakang secara ekonomi di India tidak mampu membelinya.

5. Filariasis - Filariasis merupakan penyakit parasit dan mempengaruhi orang-orang yang tinggal di dekat sumberair yang tidak bersih. Penyakit ini disebarkan oleh nyamuk yang berkembang biak di sumber air segar dan stagnan. Filariasis dapat menyebabkan kebutaan, dan perubahan pigmentasi kulit yang cepat.

Kasus ini merupakan masalah bagi penduduk pedesaan di India terutama bagi mereka yang bermata pencaharian di bidang pertanian. Meski Filariasis dapat diobati dan dicegah dengan obat-obatan oral, kekurangan obat-obatan di pedesaan India menyebabkankondisi yang parah, untuk sebagian besar kasus yang ada.

Penyakit yang menular akibat air kotor dan sanitasi buruk ini bisa berbahaya dan mengancam kesalamatan. Tetapi ada banyak cara untuk melindungi Anda dari Penyakit yang menular melalui air.

  • Diare & Gastroenteritis
  • Kejang dan sakit perut
  • Typhoid
  • Disentri
  • Kolera
  • Meningitis
  • Guinea-worm disease
  • Hepatitis 
  • Polio

Tips pencegahan

  • Penyakit yang menular melalui air ini bisa ada dimana saja dengan kondisi sanitasi dan pembuangan yang buruk.
  • Minumlah air bersih dan jernih. Gunakan air dalam kemasan atau air bersih yang sudah disterilkan. Jangan minum air mentah.
  • Pastikan air yang disimpan masih berada dalam batas mikroba yang aman.
  • Pastikan tangan bersih. Cucilah tangan dengan sabun setiap kali habis dari toilet, juga sebelum menyiapkan makanan dan memegang makanan.
  • Pastikan makanan sudah dicuci, dibersihkan dari kuman berbahaya
  • Dapatkan vaksinasi untuk mencegah serangan penyakit berbahaya

Sumber
www.angelbertamiki.blogspot.co.id
www.dettol.co.id